Rabu, 21 November 2012

SADAR


Seharusnya bukan aku yang mencintaimu, tapi kamulah yang mencintaiku wahai wanita!
Kamulah yang tercipta untukku, bukan aku yang tercipta untukmu
Seharusnya bukan aku yang menyayangimu, tapi kamulah yang menyayangiku
Kamulah dari tulang rusukku, bukan aku dari tulang rusukmu
Kau angkuh, aku lebih angkuh
Kau sombong, aku pun lebih sombong
Kau penipu, akulah sang penipu
Seharusnya kau menyadari
Bukan tuk disadari
Kamulah wanita
Akulah pria

Tidak ada komentar:

Posting Komentar