Seharusnya bukan aku yang mencintaimu, tapi kamulah yang
mencintaiku wahai wanita!
Kamulah yang tercipta untukku, bukan aku yang tercipta
untukmu
Seharusnya bukan aku yang menyayangimu, tapi kamulah yang
menyayangiku
Kamulah dari tulang rusukku, bukan aku dari tulang rusukmu
Kau angkuh, aku lebih angkuh
Kau sombong, aku pun lebih sombong
Kau penipu, akulah sang penipu
Seharusnya kau menyadari
Bukan tuk disadari
Kamulah wanita
Akulah pria
Tidak ada komentar:
Posting Komentar