Aku hanya bisa memerhatikannya disaat dia duduk, berbicara
bercanda dan tertawa dalam diam. Dia begitu istimewa bagiku hingga tak bisa
membuatku mendapatkan cintnanya, terlebih banyak pria yang jatuh hati padanya.
Dia membuatku pesimis untuk meraih hatinya, karena hatinya tak bisa melihatku
untuk kesekian kalinya.
Dia sangat beruntung karena aku mencintainya, tapi apakah
aku seberuntung dia! Dan berbalik mencintaiku?
Inginku menghilangkan cinta ini untuknya, tapi tak bisa
kulakukan itu karena dia selalu muncul dikedua bola mataku. Aku sempat
bertanya, apakah aku ini merupakan aku yang sebenarnya? Aku pun bingung tentang
aku dan kelakuanku sendiri !!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar