Sekarang
aku telah memasuki umurku yang ke 20 tahun, tepatnya tanggal 8 september 2012
pukul 00.00, mungkin hari ini merupakan hari yang berbahagia bagiku karena kali
ini aku dikagetkan oleh teman-temanku di masjid tempat KKN tepatnya di dusun
jambu giricahyo gunung kidul yogyakarta, masjid ini menjadi kenangan bagiku
karena baru kali ini aku mendapatkan surpraise untuk ulang tahunku, sudah lama
aku menantikan ini setelah 19 tahun yang lalu tiada hal yang membuatku terkejut
di hari lahirku, sebelumnya aku hanya terpaku mengharapkan moment yang seperti
ini datang padaku, namun dimalam harinya aku merasa sedih karena harus
meninggalkan teman-teman yang kukenal sejak 16 juli 2012, teman-teman yang
selalu menhgisi hari-hariku dengan tangis canda tawa maupun duka, merekalah teman-temanku disini entah esok,
entah lusa, atau mungkin nanti.
Aku
tak ingin melepaskan hariku yang berharga begitu saja dengan berdiam diri, aku
datang kesini untuk bahagia, meskipun hari ini aku harus merelakan mereka semua
hilang dari mataku, karena aku harus kembali ketempat dimana ku memulai semua
ini, yaitu di kota yogyakarta tempatku menyisakan seluruh studiku. Tanggal 19
september 2012 kulepas semua keindahan maupun kepedihanku selama 2 bulan
disisni, dirumah yang penuh kenangan bagiku dan bagi teman-temanku bersepuluh,
aku berharap bapak dan ibu induk semang mengingat kami dalam kebaikan,
begitupun dengan pemuda-pemudi dan masyarakat disini mengingat kami dengan
kasih sayang, dan selalu mendoakan kami untuk segera lulus kuliah sehingga
mendapatkan pekerjaan yang layak, begitupun aku dan teman-temanku akan
mengenang semua tentang kalian, semua tentang desa kalian, semua tentang
keramah-tamahan kalian terhadap kami.
Masih
dihari bahagiaku, meski ini bukan kemarin, tapi bulan ini merupakan bulan
bahagiaku, dibulan september yang ceria, aku mengadakan tasyakuran akan hari
lahirku bersama-sama, mudah-mudahan ini awal dari kesuksesanku, aku berharap
demikian.
Lama
tak terdengar kabar, seminggu lamanya setelah kami meninggalkan tempat KKN,
teman-temanku sibuk dengan aktifitasnya
masing-masing, dan kehidupan orang-orang disana pun berjalan seperti biasa ada
maupun tiada kami. Di satu titik aku dan teman-teman bertemu kembali pada
tanggal 18 september 2012 satu hari sebelum ujian dilaksanakan, kini kami telah
utuh bersepuluh, ku perkenalkan satu persatu temanku sejak disana, nama yang
akan selalu aku ingat untuk sekarang, hari ini esok selamanya.
1. Miftahuddin
k (Miftah), asalku Dompu NTB, mungkin mereka menilaiku sebagai orang yang cuek
ketika pertama bertemu denganku, tapi aku bukanlah tipe yang seperti itu, aku
sangat lebih menghargai orang, apabila orang itu menghargaiku. Dan aku punya
cerita tentang kekonyolan yang kuperbuat selama KKN, kekonyolan-kekonyolan itu
semua kulakukan agar mereka merasa care sama aku, membodohkan diri sendiri agar
mereka selalu mengingatku seperti bukan aku, karena saat ini aku tak mau mereka
mengetahui aku yang sebenarnya.
2. Ardiana
Rasyid (ochit), “Temanggung, Jawa Tengah” mungkin orang kalau mendengar nama
depannya menganggap bahwa dia perempuan, tapi dia bukanlah perempuan maupun
waria, dia adalah laki-laki tulen, berparas hitam manis, tinggi sedang, kurus
yang menandakan dia selalu kelaparan, tapi dia adalah teman yang asyik, teman
yang baik, teman yang sangat pengertian, namun soal cinta agak sedikit melemah
karena pengalaman yang tak enak datang dalam hidupnya, singkatnya dia ditinggal
nikah sama pacarnya. Tapi jangan takut wahai wanita si Ochit ini merupakan tipe
pria yang sangat setia.
3. Andrew
Rolandeska Pratama (Roland), mungkin ini adalah nama yang keren, nama apabila
cewek-cewek mendengar dan melihat namanya dikertas pengumuman atau absensi akan
jatuh hati, tapi ini sebaliknya nama tak sesuai dengan harapan mereka, mereka
mengidam-ngidamkan dari sebuah nama itu yang hadir adalah bule dari Australia,
namun bule ini datang dari Pacitan Jawa Timur ‘Bapak_Ibu’, tidak putih, tak
berambut pirang, tak berhidung mancung apalagi setinggi bule yang biasa
terlihat di jalan malioboro. Namun bule ini merupakan anak manusia asli
indonesia, berparas pas-pasan, berambut gelombang menuju ke kribo, bertinggi
sedang pula, namun satu hal yang unggul dari Roland adalah keahliannya membikin
ramai suasana, dan dapat mengubah suasana itu seperti apa yang dia harapakan,
pandai berkomunikasi dengan orang tua meskipun dia jurusan ekonomi perbankan.
4. Yanuar
Tri aji Waskito (Zank/Ye), “Purworejo, Jawa Tengah” berawak gemuk, bermuka
sangar, mungkin orang kalau melihat dia pertama kali akan takut dan segan
terhadapanya, “kalau dia adalah sesepuh atau sudah punya istri dan anak” (kata
Irpan), tapi bukan dia masih seumuran dengan kami, dia adalah pria dengan
handphone ditangannya yang akan menyelamatkan teman-temannya dikala membutuhkan
bantuannya, dia tak seperti yang terlihat, dia pandai dalam merencanakan
sesuatu, mengatur strategi perang melawan Rolandeska, karena dia begitu pandai
untuk mengubah guyonan menjadi perlawanan.
5. Sandy
Yanubrianti (Sendud), nah ini dia wanita yang selalu mencari masalah denganku,
masalah sekecil apapun bisa menjadi besar karenanya, wanita menjengkelkan, dia
wanita asli Yogyakarta, selama ini kukenal orang Yogya adalah orang yang sangat
ramah nan bersahaja, tapi mengapa yang satu ini membuatku kesal bila bertatap
muka dengannya. Tapi sebenarnya dia adalah orang yang baik pada waktunya, aku
yakin itu bukan dia! wanita ini bertubuh ramping, asik kalau lagi asik
dipandang, kalau lagi kumat jangan harap akan asik.
6. Betik
Wulandari (Wulan), “Bantul, DIY” dia adalah primadona bagi pemuda-pemudi di
tempat KKN, aku heran mengapa semua menyukainya padahal dia tak cantik dalam
tipeku, tak seseksi yang terbayangkan, tapi “kelebihan” yang membuat dia
menjadi begitu terkenal dikalangan pemuda-pemudi kampung, mungkin dengan
kelebihan bobot yang ditanggung tak sesuai dengan proporsi tubuh yang ia
miliki, makanya dia menjadi primadona. Dan Wulan membuatku pingin ketawa terus,
alasannya sangat simpel karena suaranya yang begitu aneh didengar ketika dia
menggunakan bahasa indonesia atau berbicara langsung, apalagi bila dia
memanggil Ochit dengan suaranya yang melengking kecil makin tinggi makin
terngiang ditelinga, dengan sebutan Ochiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittt.
7. Mir’atusshalihah
(Mira), “Pekalongan, Jawa Tengah”, dia merupakan cewek yang seksi ditempat KKN,
bendahara yang agak cantik, penuh ceria, pandai dalam meraih hati anak-anak
TPA, sehingga dia menjadi orang yang paling dikangenin oleh anak-anak TPA
disana, begitupun pacarnya yang selalu kangen dengannya tak kenal waktu, yah,
bisa dibilang pacarnya itu ternilai dalam golongan over protektif tingkat
langit. Well, satu lagi yang tak bisa dilupakan tentang mira dia terkenal
sebagai tukang dandan bersama Asti.
8. Luluk
Lailatul mubarokah (Luluk), “Nganjuk, Jawa Timur”, dia adalah teman yang paling
ceria, teman yang paling rame. Meski diminggu awal perjumpaan kami dengannya
dia merupakan orang yang sangat-sangat pendiam, namun semua itu berubah dengan
kegerahannya menelisik keadaan dia yang tak sesungguhnya bukan dia. Luluk bisa
dikatakan sebagai wanita yang mengerti kondisi, salah satu yang bikin aku
bangga padanya dengan keseriusannya menghadapi yang serius, dan bercanda ketika
teman-teman membutuhkannya, sejauhku memandang dia adalah sahabat karib Roland
ketika KKN.
9. Astutik
Indrawati (Asti), Semarang, Jawa Tengah”, menjadi terkenal ketika namanya
menjadi lantunan lagu dangdut yang dibawakan oleh Agung Hercules yang
bersemboyan “tidak goyang barbel melayang”, dan aku menjadi gila dibuatnya ku nyanyikan
lagu itu dengan kebodohan tingkah lakuku dihadapannya dan teman-teman. Asti
yang serius nan misterius, dengan tinggi badannya yang jangkung nan kurus
merupakan wanita sangat care bila diajak curhat dan berbagi rasa.
10. Ramadhani
Ajeng (Ajeng), “Magelang,Jawa Tengah”, dia mungkin Bidadari di tempat KKN, dia
masuk dalam katagoriku, dia mengingatkanku pada mantanku yang dulu, tak bisa
dipungkiri aku tertarik padanya, tapi pertanyaanya, apakah dia tertarik
padaku?? dia kukenal sebagai wanita pendiam, suka makan, dan suka ngentut,
badannya yang agak gemuk meski tak segemuk yang kalian bayangkan, gemuk yang
satu ini adalah gemuk seksi nan proporsional. Siapa sih yang tak suka padanya
bila melihatnya secara langsung, si Ocit pun suka padanya dengan
terang-terangan, sedangkan aku hanya berandai-andai. Sayangnya US ARMY selalu
menjaganya.
Tak kan kulupa mereka
semua, karena mereka telah menjadi kenangan tersendiri dalam hidupku.
Melepaskan
kerinduan bersama mereka, diposko terbaru kami, yaitu di Sapen belakang kampus
tercinta, tepatnya dikosku. Dikos yang cukup luas, kami membahas tentang
laporan akhir dan ujian yang akan kami hadapi besok bersama-sama di depan Dosen
pembimbing lapangan kami, pak Yandra Rahardian ST,MT. Kami tak mempersiapkan
segalanya, kami bermodalkan semangat dan kekompakkan tim.
Pertanyaan
mulai di ajukan kepadaku, karena namaku yang terpampang pertama dilaporan, aq
duduk berhadapan langsung dengan dosen di kursi panas yang telah disediakan.
Pertanyaan yang tak kuduga sebelumnya! Dosen itu menanyakan siapa diantara
teman kamu yang tidak kamu sukai?, sebenarnya aku tak mau menjawab, tapi karena
itu merupakan bagian dari ujian aku menjawab Sandy, dan anehnya si Sandy juga
ditanya hal yang sama dan dia menjawab aku sebagai orang yang tak disukainya
selama di sana. Aku tertawa dengan keadaan yang seperti ini, inilah kisahku.
Kisah
disaat aku KKN di Jambu, desa Giricahyo, Gunungkidul Yogyakarta, bersama
teman-temanku, dimulai tanggal 16 juli – 9 september 2012, meski ini bukan
kisah yang terlengkap, tapi ini merupakan gambaran umum yang ku ambil dari
kenangan di saatku ulangtahun dan pikiranku tentang mereka yang telah mengisi
hariku disana. Thank’s for All, best new friend, best new family. I miss u all.