Kamis, 10 November 2011

BAGIAN PERTAMA

DALAM OBROLAN

Malam telah larut menggantikan segala kebimbangan menjadi hayalan yang selalu ternaungi awan pekat di atas sana....
namun bulan dan bintang dapat menerangi semua angan2 yang kubayangkan....
terpaku disini di depan layar yang menggerutu
menghanyutkan segala kesibukan yang telah ku buang tadi sore
kusapa seorang teman di balik ketikan yang baku
menyapa dengan ramah dan penuh senyuman
bagai semenanjung gibraltar
yang tersenyum menyambut pasukan tariq bin ziyad....
bagai suara penyiar yang tersenyum menyapa pendengar…
seperti kamu di waktu tersenyum
bersama canda di ruang siaran....
itulah yang bisa ku tuliskan untukmu dalam obralan yang damai.....

hai… Fatih menyapa seorang gadis dalam obrolan di ruang yang terhimpit oleh bebatuan dalam tegak, gadis yang tak asing lagi dalam ingatannya belakangan ini… gadis yang ramah dan membawa senyuman, meski tak ada yang dapat menghiburnya di waktu sedih…
gadis itu menyambut fatih dengan senyuman, Hanya senyuman namun menyejukkan hati, membawa ke dalam suasana bersahaja..
fatih mulai melanjutkan obrolan, dalam basa-basi aneh, padahal mereka sudah saling mengenal sebelumnya… lam knal ya dari aq..............
gadis itu mulai tertawa dalam kesendirian, entah apa yang membuatnya tertawa, mungkin karena fatih terlalu lugu menanyakan hal yang tak terlintas dalam benaknya.
fatih bergumam dalam hati bersama malam, Gadis yang menawan melewati kecanggungan, gadis berparas ayu melebihi pesona putri indonesia,, hmmmm Sungguh indah CiptaanMu ya Tuhanku….  hentakan pertengkaran kucing dan tikus diloteng kamar fatih menyadarkannya dalam lamunan,,,, Astagfirullah hampir saja saya melupakan obrolan bersama Desy… kasihan desy sudah nunggu lama di sana… ungkapnya dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi melebihi tingginya gunung jaya wijaya di papua…
Ya Desy, tepatnya Desy Kurniasari, gadis yang telah mengisi ruang dalam hati Fatih Anggara akhir-akhir ini, semenjak mereka berdua saling mengenal di lorong studio radio,….
Udah lama ya,, fatih meneruskan obrolan yang sempat tertahan 
lama??? lama apanya?? desy kebingungan… maklumlah Desy tidak terlalu menghiraukan obrolan karena dia sedang mengerjakan tugas yang diberikan dosen untuknya.
Kebetulan desy seorang mahasiswa jurusan management di salah satu perguruan tinggi negeri wilayah yogyakarta satu fakultas dengan fatih yang mengambil jurusan komunikasi, namun di kampus mereka jarang bertemu bahkan tidak bertemu sama sekali, maklumlah banyaknya mahasiswa dan bedanya jurusan yang membuat keadaan jadi seperti itu.
emmm… gag.. ga apa-apa kok… fatih menutupi wajahnya memakai bantal mencoba menahan malu, dan berkata “untung saja dia jauh disana, coba dia lihat muka ini pasti….. ach ya sudahlah”…
tiba-tiba senyuman kembali menyapa fatih dalam renungan, bukan hanya senyuman tapi di sertai tawa…. fatih pun melontarkan pertanyaan….
Kok ketawa emangnya ada yang lucu ya….
Hmmmmm…. abis kamu kaku kayak mumi di mesir,, aneh……
“kok dia bisa tahu kalau aku kaku…. daripada penasaran mendingan aku tanya aja sama orangnya”
Emangnya kamu tahu darimana kalau aku kaku
Ya tahu lah fat…. alx kelihatan dari ketikanmu…. hehehe…..
Melihat desy ketawa, fatih mulai merasa diperhatiin dan mencoba menghilangkan kecanggungan yang dirasakannya disaat menatap layar keras berukuran 14 inci… (dalam obrolan)…
kamu dimana hayooooooooooooo….  desy meruntuhkan suasana beku….
di kamar ney, di temenin secangkir kopi yang sengaja kubuat untuk kesunyian malam…
cie elah…. bahasanya kuareeen…. ajarin dunkz..
masa’ ce… kayaknya biasa….. hah kamu ini, emangnya aq guru
 ya gag… tapi aku rasa kamu punya bakat dwech….
bakat apa???
gag, coba Tanya hatimu…. udah dulu ya, aq mau tidur dah ngantuk…. bye…
eitz tunggu dulu….. fatih telat menahan desy untuk mengakhiri obrolan itu….
faith mengeluh “yah malah offline lagi, mungkin, bukan waktunya sekarang…”

Bulan semakin menjauh dari malam, membawa keresahan dalam lubuk hati fatih
keresahan terhadap perasaan yang membuatnya lemah merengkuh kembali segala kebimbangan…..


BERSAMBUNG>>> ke BAGIAN DUA>>> nantikan kisahnya.........


Karya....
......Miftah Ranggaloa......

3 komentar: